KALENDER AGAMA · BUDDHA
Kalender Buddha dan Buddhist Era
Istilah Kalender Buddha mencakup beberapa sistem berbeda; Buddhist Era sipil, kalender lunar Theravada, Mahayana Tionghoa, serta kalender Tibet tidak boleh dilebur.
“Kalender Buddha” bukan satu kalender universal. Istilah itu dapat menunjuk penomoran Buddhist Era, kalender lunar Theravada, peringatan Mahayana yang mengikuti kalender Tionghoa, atau kalender Tibet/Vajrayana. Aplikasi menyimpan semuanya sebagai profil berbeda agar satu tradisi tidak diam-diam menjadi aturan bagi tradisi lain.
Buddhist Era bukan selalu tahun yang sama
Kalender sipil Thailand mempertahankan tanggal dan bulan Gregorian, tetapi menambahkan 543 pada nomor tahun serta berganti pada 1 Januari. Karena itu 31 Mei 2026 adalah 31 Mei 2569 BE dalam profil sipil Thailand. Namun Waisak Indonesia pada tanggal yang sama secara resmi diberi label 2570 BE. Kedua hasil itu bukan kesalahan hitung: keduanya memakai konvensi era yang berbeda.
Aplikasi tidak menampilkan 2570 BE sebagai tahun harian Indonesia tanpa bukti bahwa konvensi tersebut memang dimaksudkan untuk seluruh tanggal sipil.
Waisak resmi Indonesia
| Tahun | Tanggal resmi | Label |
|---|---|---|
| 2022 | 16 Mei | 2566 BE |
| 2023 | 4 Juni | 2567 BE |
| 2024 | 23 Mei | 2568 BE |
| 2025 | 12 Mei | 2569 BE |
| 2026 | 31 Mei | 2570 BE |
Data berasal dari SKB hari libur nasional dan diperkuat publikasi Ditjen Bimas Buddha. Tanggal 2027 tetap provisional sampai SKB tahunan diterbitkan. Fase Bulan astronomis dapat menjadi pembanding, tetapi tidak menggantikan penetapan resmi.
Ditjen Bimas Buddha mengonfirmasi 31 Mei 2026 sebagai Tri Suci Waisak 2570 B.E.
Kalender lunar Theravada
Bulan dibagi menjadi paksa terang dan gelap dengan 14 atau 15 hari. Tahun dapat menerima Adhikamasa atau bulan sisipan dan Adhikavara atau hari sisipan. Posisi awal tahun, ejaan bulan, serta aturan sisipan harus diberi profil.
Uposatha, Vassa, Pavāraṇā, dan Kathina
- Uposatha
- Observansi yang berkaitan dengan hari kedelapan dan akhir paksa. Tanggal tradisional tidak selalu identik dengan fase astronomis.
- Vassa
- Masa musim hujan monastik yang permulaan dan akhirnya bergantung kalender Sangha.
- Pavāraṇā
- Observansi penutup Vassa dalam profil STI.
- Kathina
- Masa setelah Vassa, bukan satu tanggal Gregorian universal.
Aplikasi menerbitkan ulang tanggal secara persis dari lampiran keputusan Rapim STI untuk 2022 dan Kalender Uposatha STI 2026. Tahun 2026 memuat 25 Uposatha, Māgha Pūjā 3 Maret, Waisak 31 Mei, Āsāḷha Pūjā 29 Juli, awal Vassa 30 Juli, Pavāraṇā 26 Oktober, serta masa Kathina 27 Oktober–24 November. Tahun tanpa tabel sumber dikembalikan sebagai tidak didukung.
Mahayana Tionghoa
Peringatan Mahayana yang sudah ada dalam aplikasi mengikuti tanggal lunar Tionghoa dari tabel HKO, misalnya aturan lunar 4/16. Itu adalah lapisan event, bukan bukti adanya satu kalender Mahayana universal. Corpus yang semula berasal dari daftar kelenteng masih memerlukan audit organisasi Buddhis sebelum diperluas.
Vajrayana dan kalender Tibet
Kalender Tibet mempunyai bulan, hari lunar, sisipan, serta aliran perhitungan sendiri. Menambah offset tahun atau meminjam tanggal lunar Tionghoa akan menghasilkan sistem yang keliru; domain ini tetap berstatus belum dikurasi.
Audit algoritme lama
Corpus Kalender Imlek lama menyimpan tiga mesin: Suriyayatra, metode fase Bulan astronomis KBI, dan tabel KBI alternatif. Ketiganya dibandingkan dengan fixture STI, tetapi tidak langsung dipindahkan ke produksi. Metode fase sejati menghasilkan struktur tanggal yang berbeda dari kalender konvensional STI, sedangkan artikel Suriyayatra sendiri mencatat pengecualian historis. Produksi karena itu memakai lookup tabel STI yang dapat diaudit, bukan mengubah salah satu rumus lama menjadi profil Indonesia tanpa bukti.
Batas penggunaan
- Profil Thai civil berguna untuk dokumen Thailand, bukan kalender agama universal.
- Nomor BE pada nama Waisak Indonesia tidak otomatis berlaku sebagai tanggal harian.
- Jadwal ibadah harus mengikuti vihara, Sangha, atau organisasi yang digunakan umat.
- Perhitungan astronomis tidak menggantikan SKB dan keputusan keagamaan.